Rabu, 29 Januari 2020

Analisis Lingkungan Mobilitas Sosial : Viviana

VIVIANA AL HAKIM / 33
XI IPS 2

MOBILITAS SOSIAL TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR

1. Intan Nisaaul Chusna
Alumni SMAN 1 TUBAN lulusan tahun pelajaran 2016/2017. Kini kak Intan memasuki dunia perkuliahan terfavorit di DIY Yogyakarta yaitu UNIVERSITAS GAJAHMADA (UGM). Kak Intan memilih jurusan PSDK.
Bentuk mobilitas : Vertikal Naik
Faktor pendorong : faktor individu
Proses, saluran dan konsekuensi:
Prosesnya yaitu berawal dari jenjang pendidikan kak Intan. Mulai dari Smpn 1 TUBAN, Kemudian di terima di SMAN 1 Tuban. Tak kalah bagus juga tekad kak Intan untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik ke jenjang perguruan tinggi. Kak Intan dalam faktor ekonomi memiliki kebutuhan yang berkecukupan. Ketika dia masih kelas 1 SMA, Kak Intan di terima di kelas IPA. Ia membuat life mapping (rencana hidup). Tekad dan semangatnya terus membara dalam meraih cita-cita. Kak Intan juga dari dulu menyukai dunia sosial seperti menganalis dan praktik tentang masalah sosial. Walaupun dia berada di kelas IPA, kak Intan tetap ingin belajar tentang ilmu sosial dan mengikuti keinginannya. Sehingga ia memiliki peluang dalam mencapai karirnya ke pendidikan yang lebih tinggi. Kak Intan berhasil memasuki pendidikan perguruan tinggi terfavorit UGM jurusan PSDK.
Saluran: lembaga pendidikan
Konsekuensi nya:
Ketergantungan pada Faktor ekonomi.

2. Vita Sabrina Azda laili

Alumni SMAN 1 TUBAN lulusan tahun pelajaran 2017/2018. Kini kak Vita memasuki dunia perkuliahan di Universitas Malang (UM). Kak Vita memilih jurusan Sejarah.
   Bentuk mobilitas : Vertikal Naik
   Faktor pendorong : faktor individu dan faktor sosial
Proses, saluran dan konsekuensi:
Prosesnya yaitu berawal dari jenjang pendidikan kak Vita. Mulai dari SMPN 1 TUBAN, Kemudian diterima SMAN 1 Tuban. Tak kalah bagus juga tekad kak Vita untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik ke jenjang perguruan tinggi. Kak Vita sudah menyukai mata pelajaran Sejarah saat menduduki bangku SMP. Sampai masuk SMA, ia membuat sebuah rencana untuk melanjutkan pendidikan perguruan tinggi dalam Ilmu Sejarah. Karena faktor sosial, ia pernah ditunjuk untuk mengikuti ajang lomba karya ilmiah sejarah. Alhasil, kak Vita meraih juara pertama lomba Karya ilmiah Sejarah tingkat provinsi. 
Karena itu kak Vita lebih menyukai mata pelajaran Sejarah dan Alhamdulillah diterima di Universitas Malang. Saluran: bidang pendidikan.
Saluran : lembaga pendidikan
Konsekuensi : belum ada gambaran apa yang ingin kak Vita cita-citakan selanjutnya.

3. Bu Ita Sufyatun.
Bu Ita adalah seorang STAF Tata Administrasi bagian perpustakaan SMAN 1 TUBAN. Bu Ita dulu diterima di SMAN 1 Tuban setelah itu menempuh pendidikan perguruan tinggi di UNIROW jurusan pendidikan Ekonomi Akuntansi. 
-Bentuk mobilitas : vertikal naik
-Faktor pendorong : Faktor Ekonomi dan individu.
-Proses, saluran dan konsekuensi:
Prosesnya yaitu berawal dari jenjang pendidikan di SMAN 1 TUBAN . Setelah itu, beliau masuk kuliah di UNIROW. karena faktor ekonomi yang tercukupi dan faktor sosial keluarga nya.
Sehingga ia diterima bekerja di SMAN 1 TUBAN sebagai staf Administrasi bagian perpustakaan SMAN 1 TUBAN walaupun hanya lulusan UNIROW.
Saluran : lembaga pendidikan
Konsekuensi : mudah dalam mengurus rumah tangga dan dapat mencukupi kebutuhan keluarga.

4. Bu Sa'diyah
Bu Sa'diyah merupakan guru BK di SMAN 1 TUBAN. Bu Sa'diyah juga dulu mengajar di SMAN Sumberejo Bojonegoro. Pendidikan perguruan tinggi yang pernah ditempuh Bu Sa'diyah adalah IKIP Surabaya.
-Bentuk mobilitas : Vertikal Naik
-Faktor pendorong : faktor sosial dan individu
-Proses, saluran dan konsekuensi:
Bu Sa'diyah berkuliah di IKIP Surabaya. Setelah kuliah Bu Sa'diyah melanjutkan untuk  mengajar sebagai guru BK di SMAN Sumberejo Bojonegoro. Akibat suaminya pindah ke kota Tuban karena perpindahan pekerjaan. Bu Sa'diyah juga mengikuti suaminya pindah bekerja. Dimana beliau sekarang bekerja mengajar sebagai guru BK di SMAN 1 TUBAN.
Saluran : lembaga pendidikan
Konsekuensi : kemudahan untuk mengurus motase.

5. Yuni etik Ekawati
Bu Yuni merupakan ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di Kutorejo, Tuban. 
Dulu beliau berkuliah di UNTAG (Universitas Tujuh belas Agustus). Tapi saat berkuliah beliau tidak sampai menamatkan kuliahnya karena pernikahan. Sekarang Bu yuni menjadi ibu rumah tangga.

Bentuk mobilitas : Vertikal turun
Faktor pendorong : faktor sosial, dan individu
Proses, saluran dan konsekuensi :
Bu Yuni dulu pernah kuliah di UNTAG Surabaya. Tapi saat berkuliah beliau tidak sampai menamatkan kuliahnya karena faktor sosial dan individu. Bu Yuni menikah dan tidak menamatkan kuliahnya dan sekarang Bu yuni menjadi ibu rumah tangga.
Saluran : lembaga pendidikan
Konsekuensi : Bu Yuni tidak bekerja sehingga suaminya yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar