KOMPAS.com - RM dan RB, dua anggota polisi aktif yang ditangkap berinisial RM dan RB. Keduanya ditangkap tim teknis bersama Kepala Korps Brimob Polri di kawasan Cimanggis, Depok pada Kamis (26/12/2019) malam.
Dalam penjelasanya di Mapolda Metro Jaya, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit menyatakan, Bareskrim Mabes Polri, Kamis malam, mengamankan dua orang yang diduga pelaku penyiraman air keras ke penyidik senior KPK Novel Baswedan. Masing-masing berinisial RB dan RM. Kedua pelaku ditangkap di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dan merupakan anggota polisi aktif. Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama petugas Bareskrim dengan Brimob.Setelah menjalani pemeriksaan, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Kejadian tersebut merupakan salah satu mobilitas sosial vertikal dikarenakan adanya penurunan jabatan secara langsung.
Kejadian tersebut juga mempunyai bentuk mobilitas sosial yang menjadikan adanya vertikal turun, karna adanya kejadian yang tak terduga tersebut kedua itu langsung dicabut jabatannya menjadi polisi.
Pada kejadian tersebut merupakan adanya faktor pendorong mobilitas sosial yaitu faktor individual yang menjadikan perbedaan kemampuan yang ada atau yang dimiliki, orientasi dan faktor kemujuran pada jabatan tersebut.
Pada media massa tersebut mempunyai proses, saluran dan konsenkuensi. Pada proses tersebut merupakan salah pelepasan, yang mana proses tersebut merupakan pelepasan jabatan secara langsung. Pada kejadian tersebut merupakan saluran kekuasaan yang memerintah untuk menurunkan jabatan polisi itu dicopot. Pada kejadian tersebut mempunyai konsenkuensi yang mana pelaku atau yang membahayakan Novel Baswedan tersebut, mempunyai rasa malu terhadap lingkungan masyarakat dan pelaku tersebut dikucilkan oleh polisi dan tidak bisa untuk menjabat menjadi polisi lagi.
Pada kesimpulan kejadian tersebut adalah adanya kekuasaan yang bisa mengatasi apa yang ada untuk menemukan pelaku. Pada dasarnya polisi akan menindak pelaku secara hukum dan menyelesaikan masalah yang. Kejadian tersebut bisa kita ambil maknanya, pelaku sejahat apapun akan bisa diringkus secara baik dan detail.
Saran saya untuk kejadian tersebut adalah kalau mempunyai masaalah maka laporkan pada pihak yang berwenang untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kritikan buat kejadian tersebut adalah untuk polisi secara cepat untuk menangkap pelaku agar tidak adanya kesalaham yang ada dan bukti bukti tersebut jangan sampai salah dan para pelaku mengakulah karna kejahatan itu dosa..
Augie Subarkah
04
Tidak ada komentar:
Posting Komentar