ANALISIS MOBILITAS SOSIAL YANG ADA DI LIGKUNGAN SEKITAR
1. Lulusan Hukum Namun Menjadi Penjaga Apotek.
Almh. Sri Rahajeng merupakan lulusan Hukum di Universitas Sunan Bonang. Wanita yang dulu hidup bersama suami dan kedua anak perempuannya ini mulai bekerja menjadi Penjaga Apotek pada tahun 1987, tepat saat mengandung anak pertamanya.
ANALISIS
Mobilitas social yang dilakukan oleh Almh. Sri Rahajeng ini termasuk dalam bentu mobilitas social Vertikal menurun intragenerasi. Hal ini dapat dilihat dari pendidikan Almh. Sri Rahajeng yang sangat tinggi yaitu lulusan hokum, namun beliau hanya menjadi seorang penjaga apotek.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
Mobilitas social yang terjadi tersebut memiliki faktor yang mempengaruhi. Faktor yang mempengaruhi dari mobilitas social tersebut adalah keadaan ekonomi Almh. Sri Rahajeng. Suaminya menjadi salah satu pengaruh mobilitas yang terjadi karena suaminya juga merupakan pekerja di apotek.
PROSES MOBILTAS SOSIAL
Proses mobilitas social yang terjadi adalah Degredasi, dimana kecakapan atau kemampuan yang dimiliki kurang memumpuni pada akhirnya tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan sarjananya.
SALURAN MOBILITAS SOSIAL
Almh. Sri Rahajeng menggunakan saluran Lembaga pendidikan dan Organisasni keahlian.
KOMENTAR
Menurut saya, Mobilitas social yang terjadi sangatlah merugikan. Seorang lulusan Hukum seharusnya dapat mendapatkan pekerjaan yang layak dan hebat. Namun karena adanya faktor yang mempengaruhi, gelar sarjana hukum tersebut tersia – siakan.
2. Anak Seorang Pedagang Sayur Keiling Masuk ke Angkatan Laut
Seorang pedagang sayur keliling yang akrab dipanggil Mbak Sah ini berkeliling daerah Tuban kota untuk menjual dagangannya. Mbak Sah berkeliling menggunakan sepeda motornya yang diberi keranjang yang ditaruh di atas sepeda motornya. Mbak Sah memeiliki satu anak putra yang sebelumnya sekolah di SMK Teruna Jaya Prawira Tuban. Setelah lulus, putranya mendaftar ke Angkatan Laut.
ANALISIS
Mobilitas social yan terjadi pada peristiwa social ini adalah Vertikal Naik Antargenerasi karena terjadi dalam dua generasi dan naik. Anak seorang pedangang sayur keliling bisa memasuki Angkatan laut dengan dukungan orang tua dan keinginan yang sangat kuat.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
Faktor yang mempengaruhi mobilitas social pada peristiwa tersebut adalah Status social. Putranya ingin meningkatkan status social yang dimiliki sebelumnya.
PROSES MOBILITAS SOSIAL
Proses Mobilitas social yang terjadi pada peristiwa tersebut adalah Kenaikan Pangkat dimana adanya kemampuan dan kualitas pada sesorang untuk memasuki Angkatan Laut.
SALURAN MOBILITAS SOSIAL
Saluran mobilitas sosial yang digunakan oleh anak pedagang sayur tersebut adalah saluran lembaga pendidikan.
KOMENTAR
Proses mobilitas sosial yang terjadi pada peristiwa ini menurut saya patut dicontoh karena pendidikan sebenarnya tidak bergantung pada kondisi ekonomi namun bergantung pada niat dan keinginan untuk merubah atau meningkatkan status sosialnya.
3. Lulusan PMP menjadi kepala bidang IT di Banjarmasin.
Minuk Mariana yang kerap dipanggil Bu Ana ini merupakan lulusan PMP di Universitas IKIP Tuban. Beliau menikah dengan orang kalimantan sehingga beliau ikut pindah ke Banjarmasin. Karena suaminya yang sebelumnya merupakan anggota kepolisisan yang memiliki pangkat tinggi, maka memiliki koneksi yang cukup baik. Bu Ana diangkat langsung oleh petinggi untuk menjadi kepala bidang IT di Banjarmasin.
ANALISIS
Mobilitas sosial yang terjadi pada Bu Ana merupakan Vertikal Naik intragenerasi karena beliau merupakan lulusan PMP namun menjdi kepala bidang IT dimana posisi tersebut sulit untuk didapatkan walaupun memiliki keahlian IT yag tinggi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
Faktor yang mempengaruhi mobilitas Bu Ana ini adalah status sosial. Beliau di percaya oleh para petinggi dapat mengerjakan tugas dengan baik dan cekatan, selain itu koneksi yang dimiliki oleh suami Bu Ana juga memepermudah tercapainya posisi tersebut.
PROSES MOBILITAS SOSIAL
Proses Mobilitas sosial yang terjadi pada Bu Ana adalah Penerimaan, dimana kualitas seseorang menjadi syarat yang dipentingkan dalam masyarakat.
SALURAN MOBILITAS SOSIAL
Saluran mobilitas sosial yang digunaka oleh Bu Ana untuk mendapat posisi tersebut adalah Organisasi Keahlian. Walupun tidak dibekali dengan kemampuan IT, Bu Ana memiliki keahlian untuk memimpin suatu bidang dengan sangat baik.
KOMENTAR
Mobilitas sosial yang terjadi pada Bu Ana ini sangat baik karena beliau dapat mendapatkan posisi yang tinggi. Namun, adanya koneksi membuat posisi ini terlihat tidak pantas didapatkan oleh Bu Ana, yang tidak dibekali kemampuan IT sama sekali. Namun sikap Bu Ana yang cekatan dan mampu memimpin dengan baik ini dapat dicontoh.
4. Lulusan Sarjana Terapan Gizi Menjadi Ahli Gizi di RS Umum Tuban
Melinda Anevi atau yang kerap dipanggil Nevi ini merupakan lulusan Poltekkes Malang. Sebelumnya Nevi merupakan siswa SMA N 1 Tuban. Setelah lulus Nevi mendaftarkan diri ke Poltekkes Malang dan memilih jurusan Gizi Diploma. Tidak lama setelah lulus, Nevi mengikuti pendaftaran serta wawancara di RS Umum Tuban dan langsung diterima. Hingga saat ini Nevi masih bekerja di RS Umum Tuban sebagai ahli gizi yang ditugaskan di Graha Aryotejo.
ANALISIS
Mobilitas sosial yang terjadi pada peristiwa Nevi ini adalah Mobilitas Horizontal intragenerasi karena, Nevi melanjutkan sebagai ahli gizi setelah menamatkan studinya di bidang gizi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
Faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial yang tenrjadi tersebut adalah Status Sosial, dimana Nevi sudah memiliki gelar sebagai Sarjana Terapan Gizi dari Poltekkes Malang.
PROSES MOBILITAS SOSIAL
Proses Mobilitas sosial yang terjadi pada Nevi adalah Penerimaan. Kualitas pendidikan yang dimiliki oleh Nevi membuatnya lolos dan dapat bekerja di RS Umum Tuban sebagai Ahli Gizi.
SALURAN MOBILITAS SOSIAL
Saluran Mobilitas Sosial yang digunakan ileh Nevi adalah Lembaga Pendidikan, dimana ia mendapatkan pekerjaannya dengan bekal pendidikan yang telah ia tempuh.
KOMENTAR
Mobilitas sosial yang terjadi ini sangat bagus karena pendidikan yang telah ditempuh serta gelar yang sudah di dapat, dapat membantu untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan status sosial.
5. Lulusan SMK jurusan Komputer Jaringan, Berkuliah di Universitas Malang prodi Game Animasi.
Naura Hafizha Anshori atau yang kerap dipanggil Aya ( 18 ) baru saja lulus dari SMKN 1 Tuban jurusan Komputer dan Jaringan. Awalnya memang jurusan ini dinilai menguntungkan bagi Aya karena ia bisa mengandalkan kemampuan IT nya yang sudah dimiliki sejak dulu. Namun, pada tengah semester tahun awal, ia merasa jurusan ini kurang cocok. Namun, ia tetap meneruskan.
Sempat membuat bingung jurusan apa yang hendak dipilih, akhirnya Aya keluar jalur dan mengambil prodi D3 Game Animasi Universitas Malang. Saat ini Aya sedang menempuh semester kedua.
Dengan bekal keahlian digital art serta kemampuan IT nya, aya mendaptkan beberapa job dari dosennya sendiri untuk bekerja sama dalam pembuatan Game dan Aplikasi. Saat ini Aya sedang mengerjakan sebuat webtoon dalam rangka mengikuti lomba.
ANALISIS
Mobilitas sosial yang terjadi pada Aya adalah Mobilitas Vertikal Naik, karena pada mobilitas ini terjadi kenaikan dimana Aya yang sebelumnya siswa SMK, menjadi mahasiswa di Universitas Malang. Selain itu jurusan TKJ menjadi bekal kemampuan IT nya untuk memudahkan dalam menjalankan prodinya saat ini yaitu Game Animasi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
Faktor yang mempengaruhi terjadinya mobilitas sosial pada Aya adalah Status sosial, dimana Aya sebelumnya merupakan siswa SMK namun sejarang menjadi Mahasiswa.
PROSES MOBILITAS SOSIAL
Proses Mobilitas sosial yang terjadi adalah Penerimaan. Aya diterima di Universitas Malang dengan nilai hasil UTBK dan saat ini melakukan beberapa tawaran kerjasama karena kemampuannya dalam menjalankan prodi Game Animasi dan juga menjadi admin online Respiro karena kemampuan IT nya.
SALURAN MOBILITAS SOSIAL
Saluran mobilitas sosial yang digunakan oleh Aya adalah Lembaga Pendidikan, dimana Aya menggunakan pendidikannya untuk meningkatkan status sosialnya.
KOMENTAR
Mobilitas sosial yang terjadi pada Aya sangat baik karena ia menggunakan kemampuannya untuk mendapatkan apa yang pantas untuk dirinya. Hal ini patut dicontoh karena mencontohkan bahwa pendidikan sagatlah berguna untuk masa depan.
Nauza Hanfidha A.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar